Kamis, 17 November 2016

Tutorial Konfigurasi Access Point

Pada postingan kali ini saya akan memberikan tutorial konfigurasi access point. Acces point yang saya gunakan merupakan produk Huawei.

1. Hubungkan adaptor access point dengan sumber listrik

2. Reset access point dengan menekan tombol reset sampe lampu indikator mati dan nyala kembali (untuk AP huawei ini perlu waktu selama 1 menit menekan tombol reset)

3. Untuk mengkonfigurasi access point bisa menggunakan kabel utp atau melalui wireless. Kali ini saya menggunakan kabel utp.

4. Hubungkan kabel utp ke PC

5. Setelah terhubung, set IP Address pada AP dengan cara masuk ke Ethernet Properties - Internet Protocol Version (TCP/IPv4) - check use the following IP address - masukan IP (IP Huawei : 192.168.100.1)


6. Setelah set IP, lalu buka browser dan keitkan IP Huawei 192.168.100.1 pada address bar. Isi account: root dan password: admin.

7. Setelah mengisi account dan password maka kita akan masuk ke menu dashboard dari AP Huawei

8. Masuk ke menu WLAN lalu isi SSID dengan nama sendiri (biar yg nebeng koneksi bisa respect sama yang punya koneksi :v)

9. Jadilah acces point pake nama sendiri :)

Tutorial ini dibuat untuk tugas praktikum jaringan komputer.
Udah gitu doang sih.
Haturnuhun.

Sumber : Modul Wireless Networking


Senin, 21 Maret 2016

Sistem Penjadwalan pada Linux (Tugas Praktikum 4 SO)

Crontab
Crontab adalah aplikasi yang berjalan dibalik layar yang digunakan untuk menjalankan tugas yang dijadwalkan pada suatu waktu di sistem operasi linux. Setiap user di sistem yang memiliki file crontab, mengijinkan file tersebut untuk melakukan suatu aksi yang telah dispesifikasikan sesuai waktu yang telah ditentukan. Selama konfigurasi crontab yang kita buat itu masih ada, maka itu akan terus berjalan selamanya terkecuali sistemnya kita instal ulang, hancur, atau pun dengan cara menghapus konfigurasi pada file crontab tersebut.

crontab : sudo apt-get install crontab
at          : sudo apt-get install at

Inilah format penulisan perintah pada crontab :

crontab-e : mengubah daftar perintah yang akan dijalankan oleh crontab


crontab-l : melihat daftar perintah yang ada melalui ternimal

crontab-r : menghapus perintah yang telah kita add

*****/ini/adalah/perintah

bintang pertama -->menit
bintang kedua-->jam
bintang ketiga -->hari dalam sebulan
bintang keempat -->bulan
bintang kelima --> hari dalam seminggu 0=minggu

*/5 * * * * --> 5 menit sekali
0,10,20,30,40,50 * * * *--> 10 menit sekali
30 15 * * 4 --> 15.30 pada hari kamis
6 6 4 4 * --> 06:06 pada tanggal 4 bulan 4
0 7 * * 1-5 --> 07:00 senin-jumat

Udah cukup ya contoh-contoh Sistem Penjadwalan pada Linux. Semoga bisa bermanfaat bagi siapapun yang membacanya. 

Supported by:



Manajemen Proses pada Linux (Tugas Praktikum 3)

Manajemen Proses
Proses adalah program yang sedang dieksekusi dalam Sistem Komputer. Pada Linux, setiap program merupakan proses. Proses dapat diciptakan dan dimatikan. Pada saat system operasi GNU/Linux pertama kali diaktifkan, saat itu pula proses yang menangani untuk memuat kernel diciptakan/dibuat. Init merupakan proses yang pertama kali diciptakan pada saat system Linux mulai berjalan.
Terdapat 4 konsep dasar manajemen proses :

1. Multiprogramming
tugas yang sedang berjalan tetap berjalan hingga memerlukan operasi dari luar
2. Pseudoparallelism
Proses Parallel pada sistem
3. Multiprocessing
prosesnya berjalan bersamaan,sistem prosesor banyak
4. Distributed Processing
pengolahan data secara stimultan antar komputer utama dan komputer lain

Model-model proses :
  1.  Sequential proses,
  2. Multiprogramming,
  3. CPU Switching.

Operas-operasi pada Proses :
1.      Penciptaan proses (create a process),
2.      Penghancuran proses (destroy a process),
3.      Penundaan proses (suspend a process),
4.      Perlanjutan kembali proses (resume a process),
5.      Mengeblok proses (block a process),
6.      Membangun proses (wake a process),
7.   Menjadwalkan proses (Schedule a process),
            8.   Komunikasi antar proses. (Process communication).

Berikut ini beberapa perintah terminal / command shell untuk manajemen proses pada system Linux.


ps(process status)

proses yang sedang berjalan,PID(process ID) TTY(terminal yang digunakan) time(waktu running) cmd(command)

ps u
RSS(real system storage)
TTM (terminal)
stat(status) SS—>sleep R-->runing
start --> waktu mulai
time -->waktu running
VSZ-->ukuran virtual memori dipake

ps -u nama_user -->yang proses yg dipake oleh user
TTY ? -->tdk pake terminal

ps -a --> yang tadi di eksekusi saja

ps -au -->user + root

ps -aux -->semuanya

top --> perintah yg sedang berjalan

htop--> top berwarna

ps -eH
menampilkan proses yg berhubungan antara parent dan child

ps -eF
parent dan child tapi dikasih tau letaknya

pstree
proses bergambar pohon

PENGHANCURAN
pkill -->menutup program



Udah cukup ya contoh-contoh perintah untuk menampilkan Management Proses Linux. Semoga bisa bermanfaat bagi siapapun yang membacanya. 

Supported by:

Jumat, 26 Februari 2016

Bermain dengan Terminal Kali Linux (Tugas Praktikum 2 Sistem Operasi)

Pengertian Terminal

Terminal sering disebut command prompt atau shell. Di masa lalu, ini adalah cara pengguna untuk berinteraksi dengan komputer, namun pengguna Linux merasakan dengan menggunakan shell ia dapat mengeksekusi perintah dengan lebih cepat dibandingkan dengan cara grafis dan masih sangat berguna hingga saat. Kali ini anda akan mempelajari bagaimana menggunakan terminal.

Perintah-perintah Dasar pada Terminal Kali Linux

1. date perintah ini digunakan untuk menampilkan tanggal.

2. sudo "nama aplikasi" perintah ini digunakan untuk membuka aplikasi, kali ini saya akan membuka aplikasi leafpad.
sudo leafpad

aplikasi leafpad langsung terbuka

3. mkdir "nama folder" perintah ini digunakan untuk membuat folder baru, saya akan membuat folder baru dengan nama wakwaw.
 mkdir wakwaw

folder wakwaw langsung ada di direktori Home

4. touch "nama file" perintah ini digunakan untuk membuat file baru, saya akan membuat file .txt dengan nama semprul di folder wakwaw yang tadi dibuat.
 touch semprul.txt

file semprul.txt ada di dalam folder wakwaw

5. mv "nama_file sebelumnya" "nama_file baru" perintah ini digunakan untuk merubah nama file, saya akan merubah nama file semprul.txt menjadi ceceng.txt
 mv semprul.txt ceceng.txt

file semprul.txt telah berubah menjadi ceceng.txt

6. nano "nama_file" - isi file - tekan Ctrl+Shift+X - tekan Y. perintah ini digunakan untuk mengisi atau merubah isi file. Saya akan mengisi file ceceng.txt dengan "Halo Ceceng"
 nano ceceng.txt

isi dengan "Halo Ceceng"

7. cat "nama_file" perintah ini digunakan untuk melihat isi file. Kita lihat isi file ceceng.txt yang tadi telah dibuat.
cat ceceng.txt 

"Halo Ceceng"

8. cp "lokasi_file" "lokasi_file yang akan di tuju" perintah ini digunakan untuk menyalin sebuah file. Kita salin file ceceng.txt ke Desktop.
cp /root/wakwaw/ceceng.txt /root/desktop/ 

file ceceng.txt telah tersalin di desktop

9. rm "nama_file" perintah ini digunakan untuk menghapussuatu file. Kita hapus file ceceng.txt.
 rm ceceng.txt

file ceceng.txt telah terhapus

10. top perintah ini digunakan untuk melihat aplikasi yang berjalan.

11. cd .. perintah ini digunakan untuk keluar dari direktori folder. Kita akan keluar dari folder wakwaw

12. ls perintah ini digunakan untuk melihat folder yang ada di Home.

13. ls -a perintah ini digunakan untuk melihat folder yang ada di Home termasuk folder yang di hide.

14. lsblk perintah ini digunakan untuk melihat semua partisi harddisk.

15. ls --help perintah ini digunakan untuk melihat perintah-perintah yang diawali ls.

Udah cukup ya contoh-contoh perintah yang digunakan di Terminal Kali Linux. Sebenarnya masih banyak lagi sih perintah-perintah yang lainnya. Semoga bisa bermanfaat bagi siapapun yang membacanya. 

Supported by: